Templates by BIGtheme NET
Rumah » informasi » Gelar Workshop di Pekanbaru, BNPT : Waspada! Propaganda Teroris di Dunia Maya
bnpt

Gelar Workshop di Pekanbaru, BNPT : Waspada! Propaganda Teroris di Dunia Maya

PEKANBARU – Jaringan terorisme masih menjadi momok menakutkan dan selalu mengintai masyarakat. Bahkan, jaringan radikal ini kini menjadikan dunia maya/internet sebagai media untuk melakukan propaganda dan mempengaruhi orang untuk ikut bergabung bersama mereka.

Tak hanya orang tua, jaringan ekstrimis ini menjadikan anak-anak muda sebagai sasaran rekrutan untuk melancarkan sejumlah aksi teror, baik didalam negeri ataupun diluar negeri, seperti jaringan ISIS saat ini.

Sadar akan pentingnya pemahaman terhadap terorisme ini, Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),menggelar workshop program damai dunia maya disejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Pekanbaru yang diselenggarakan, Kamis (20/8/2015).

Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayor Jendral Agus Surya Bakti, mengatakan perekrutan anggota oleh kelompok-kelompok terorisme, ternyata tidak hanya dilakukan secara langsung.

Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah melalui dunia maya. Bahkan targetnya adalah anak-anak muda yang memang saat ini sudah banyak paham dengan dunia internet atau IT. Sehingga tidak heran jika banyak dari kalangan terorisme yang tergolong dalam usia muda.

“Terakhir yang kita prihatin adalah perkembangan media maya. Terutama ISIS yang saat ini merekrut ratusan anak-anak muda tenaga ahli dalam IT. Jadi mereka katakan bahwa mereka tidak perlu bertemu tapi akan datang melalui media maya ini untuk propaganda. Makanya, kami dari BNPT datang kesini kali keberapa dalam program ini setelah datang juga keberapa daerah lain di Indonesia untuk berdiskusi dengan anak-anak muda yang senang dengan kedamaian. Mereka yang ingin membantu berdakwah demi kebenaran. Kita akan sering dan menyatukan komitmen bersama,” ujar pria yang pernah menjadi komandan grup 3 Sandiyudha Kopassus pada tahun 2002.

Sementara itu, perwakilan dari Ditjen Aplikasi dan Informatika Kementrian Kominfo, Sony Hendra Sudaryana menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh BNPT RI tersebut juga ikut membantu program yang ada di Kementrian Kominfo.

“Kita sangat mendukung apa yang menjadi kegiatan ini. Karena bahaya akan dunia maya ini sangat beragam bentuknya termasuk terorisme dan radikal. Untuk di Kementrian Infokom sendiri saat ini ada program desa berdering yang saat ini sedang redisain yang dianggarakan 3 triliun pertahun dan ini tidak saja infrastruktur tapi juga ekosistemnya kita bangun terutama saat ini untuk ekonomi kreatif,” ujarnya.

Di tempat yang sama, perwakilan peserta dari Komunitas Anak Nongkrong Wahid (ANW), Nimas Kristi mengatakan sangat terbantu dengan adanya kegiatan penanggulangan terorisme melalui media maya tersebut. Mengingat dirinya pun tidak begitu paham dengan hal tersebut.

“Dengan adanya kegiatan ini semakin membuka wawasan kami. Karena selama ini saya pribadi sendiripun tidak paham dengan namanya terorisme melalui media maya ini. Sehingga kita bisa lebih sadar akan bahayanya. Misalnya, kalau sekarang ini banyak anak muda yang menggunakan gadget terkadan informasi yang masuk itu diterima begitu saja. Dengan ini tentu kita lebih bisa menangkal, soft defence,” tuturnya.

Sebagai tidak lanjut dirinya juga akan menginformasikan kepada anggota komunitas dan rekan-rekanya yang lain akan bahaya terorisme dan radikalisme

Workshop di SKA Co Ex Pekanbaru ini mendapat sambutan luar biasa dari kalangan anak-anak muda di Bumi Lancang Kuning, dimana peserta workshop yang ditargetkan hanya 300 peserta membludak jadi 380 peserta.

“Alhamdullilah hari ini sebenarnya kita hanya siapkan untuk 300 orang saja tapi keinginan adik-adik dan anak muda yang ingin ikut partisipasi dengan kegiatan ini sampai 380 orang. bahkan masih banyak lagi yang ingin ikut. Artinya apa, anak muda di Pekanbaru punya visi dan tekad yang sama dengan BNPT untuk sama-sama cinta dengan kedamaian dan kita sangat mengapresiasi ini,” tambah Mayjen Agus Surya Bakti.(fkptriau/yan)

Tentang fkptriau