Templates by BIGtheme NET
Rumah » Tak Berkategori » Kemenag Rohul : Waspadai Ajaran Syiah
SYIAH 1(1)

Kemenag Rohul : Waspadai Ajaran Syiah

ROKAN HULU– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa umat Islam harus mewaspadai perkembangan dan penyebaran paham Syiah di tengah-tengah masyarakat, sebab jika ini terjadi, maka akan menimbulkan gejolak dan bahkan pertentangan di tengah-tengah masyarakat.

Memang saat ini dalam dunia Islam ada dua aliran besar yang masih berkembang dan bertahan hidup, yaitu aliran Sunni dan aliran Syiah, sedangkan yang lainnya seperti aliran Khowarij dan Murjiah, sudah tidak ada lagi. Sunni dan Syiah sering berhadap-hadapan, bagaikan dua musuh yang siap untuk menyerang, padahal keduanya sama-sama mengaku muslim.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan sambutan pengarahan dan membuka secara resmi kegiatan Seminar Sehari Islam Rohmatan Lil Alamaien, dengan thema Bahaya Syiah dan Perkembangannya di Indonesia, Rabu (23/12/2015) bertempat di Masjid Jamiatul Muslim Kepenuhan Hulu Kab Rohul.

Hadir dalam acara tersebut, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua IKADI Prov Riau Dr H Jhon Famil MA selaku nara sumber, Roni Chandra MPdI juga nara sumber, Pengurus IKADI Rohul Rino, Camat Kepenuhan Hulu Drs Muhammad Abror, Kepala KUA Kepenuhan Hulu, Kades se Kepenuhan Hulu, dan 60 tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat Kec Kepenuhan Hulu.

Dikatakannya, perang yang terjadi saat ini di Timur Tengah dan mengakibatkan banyak nyawa umat Islam melayang, adalah perang antar Sunni melawan Syiah dan dibantu oleh tentara Negara-negara Barat. Akibatnya, yang merugi, yang sengsara, dan yang menderita
juga adalah umat Islam.

Untuk itu, maka jalan satu-satunya yang harus dilakukan adalah menjalin hubungan silaturrahim yang harmonis dan dinamis diantara sesame umat Islam, dan membentengi umat jangan sampai terpengaruh oleh aliran Syiah, sebab jika aliran Syiah masuk di tengah-tengah masyarakat Sunni, maka akan terjadi gesekan yang pada akhirnya terjadi perang saudara.

Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, lebih lanjut mengatakan, kegiatan seminar tentang bahaya Syiah ini dilakukan KUA Kepenuhan Hulu bekerjasama dengan IKADI Kab Rohul, bukan berarti bahwa di Kec Kepenuhan Hulu sudah ada umat yang beraliran Syiah.

Hal ini semata-mata untuk membentengi umat, jangan sampai terjatuh pada jurang kehancuran, perpecahan, permusuhan, dan bahkan peperangan antara satu sama yang lain. Kalau kita berperang melawan musuh umat Islam tidak ada masalah, tetapi jika kita berperang antar sesame umat Islam, adalah sesuatu yang sangat disayangkan. (portalriau.com)

Tentang fkptriau