Templates by BIGtheme NET
Rumah » informasi » Kesbangpol Riau Gelar Dialog Tangkal Radikalisme
medium_57foto-1

Kesbangpol Riau Gelar Dialog Tangkal Radikalisme

PEKANBARU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau mengadakan dialog politik menyikapi situasi terkini keamanan dan ketentraman masyarakat di Provinsi Riau, Senin (18/1) khususnya tentang Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dan Teroris Bom paska ledakan depan Sarinah, Jalan Tamrin, Jakarta Pusat lalu, di Aula Kantor Kesbangpol Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.

Hadir dalam dialog tersebut, Kolonel Eka Bagus Laksamana dari Angkatan Udara (AU) koordinator kementrian Pertahanan dan keamanan (Kemenhankam) Republik Indonesia. Kolonel Eko Prayitno Kasi Intel Korem 031 Wirabima, Kombes Mawardi dari Polda Riau, Kakawanil kemenag Agama RI dan Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Riau serta Kepala Badan Kesbangpol Riau, Ardi Basuki.

Ardi Basuki mengatakan, bahwa menurut pantauan Kesbangpol Riau, Gafatar yang ada di Riau sudah bubar sejak enam bulan lalu. Tetapi kita belum tahu juga dari pihak kepolisian dan lainnya.

“Keberadaan Gafatar berdiri tahun 2007 di Depok oleh Ahmad Mussaded. Ciri – ciri ajaran Gafatar, tidak wajib sholat lima waktu, tidak wajib puasa Ramadhan, syahadat berbeda dengan Islam, tidak masuk Kelik mereka adalah kafir, dilarang sholat Jumat berjamaah di masjid serta tidak mengakui bahwa nabi Muhammad adalah Rasul terakhir,” ujar Ardi.

Ardi menambahkan, Gafatar mengakui ektesensinya dengan cara aksi sosial, sedangkan di Riau biasa – biasa saja. Pernah mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) tetapi berakhir pada 7 Desember 2015. Serta mendapat info dari mantan pengurus bahwa Gafatar di Riau sudah bubar sekitar bulan Juli 2015.

Sementara itu, kementrian Hankam, Kolonel Eka bagus mengatakan, sosialisasi ini terus dilakukan dan Kesbangpol Riau Wajib melakukan konsolidasi, suka ataupun tidak suka, dan juga melakukan pencegahan khususnya di daerah Provinsi Riau.

Sedangkan Kasi Intel Korem, Kolonel Eko mengatakan, Kita jangan kalah ideologi kita oleh segelintir kelompok. NKRI harus kuat dan harga mati. Ideologi kita adalah Pancasila. Oleh karena itu Kesbangpol mengundang seluruh pemuka agama yang ada di Riau.

“Kita tidak sadar saat ini adalah di adu domba oleh segelintir kelompok. Oleh karena itu, Inilah yang jadi perhatian buat kita semua,” sebutnya. (van)

Sumber: mediacenter.riau.go.id

Tentang fkptriau