Templates by BIGtheme NET
Rumah » informasi » Tabligh Akbar Menangkal Bahaya ISIS Diranah Melayu
medium_60foto(5)

Tabligh Akbar Menangkal Bahaya ISIS Diranah Melayu

PEKANBARU – Dalam rangka lebih memahami dan bagaimana melakukan pencegahan terhadap bahaya ISIS, TNI/Polri bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemkab Kampar dan Pelalawan mengadakan tabligh akbar menangkal bahaya ISIS di Ranah Melayu.

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Tiga Daearah yakni Pekanbaru, Kampar dan Pelalawan ini, pada Sabtu (30/1) dilaksanakan di Masjid Agung An Nur Pekanbaru, dengan menghadirkan Ustadz Abdurrahman Ayyub sebagai narasumber sekaligus memandu kegiatan tabligh akbar, bersama jemaah yang hadir.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam kesempatan itu mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat secara bersama-sama menangkal dari bahaya paham radikalisme, bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik, dan beribadah dengan baik sesuai dengan ajaran agama kita.

Plt mengakui bahwa, Riau ini merupakan daerah lintasan, bukan hanya manusia saja yang masuk, tapi juga berbagai hal lainnya. “Riau sangat dekat dengan tetangga, apa yang disampaikan ustad jarang kami dengar langsung, dan ini menjadi hal yang sangat berharga dan kepada jemaah hendaknya bisa memahami apa-apa yang disampaikan al ustadz tadi,” ungkapnya.

Abdurrahman dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa salah satu pecahan Jamaah Islamiyah yang paling berbahaya adalah pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). “Mereka tidak disiplin, sangat berlebihan, dan tidak tahu aturan,” kata Abdurrahman.

Pola rekrutmen mereka juga lebih masif dan berbahaya, karena memanfaatkan jaringan internet. “Dulu, jika mau berbaiat, saya harus datang ke tempat itu langsung. Sekarang ISIS bisa berbaiat melalui internet atau online,” kata Abdurrahman.

Abdurrahman menyebut keluarga sebagai pintu menangkal terorisme. “Informasi dan globalisasi begitu cepat, kita tak bisa aman, karena mereka punya daya tarik besar. Perhatikan anak-anak kita, apa yang mereka baca dan akses dari situs-situs,” kata mantan pengikut Abu Bakar Baasyir ini.

Ikut juga hadir dalam kesempatan itu walikota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT, Kapolresta Pekanbaru Syarif Hidayat Ketua MUI Pekanbaru Ilyas Husti, Kepala Kantor Kementerian Agama Pekanbaru, Drs Edwar MAg. Dan ratusan jemaah yang memadati Masjid Agung An Nur Pekanbaru. (van)

sumber:mediacenter.riau.go.id

Tentang fkptriau